Pemain timnas Indonesia U22, Muhammad Rayhan Hannan, mengungkapkan pendapatnya tentang pelatihnya, Indra Sjafri, yang dianggapnya sangat berbeda dari pelatih-pelatih sebelumnya yang pernah menangani dirinya. Menurut Rayhan, Coach Indra menggunakan metode pelatihan yang unik dan memberikan pendekatan psikologis yang berbeda dari pelatih asing yang pernah ia latih. Meskipun belum terpilih untuk SEA Games 2025, Rayhan berharap dapat memberikan yang terbaik untuk negara dan meraih prestasi juara dalam kompetisi tersebut. Meski tidak lolos Piala Dunia sebelumnya, masyarakat memiliki harapan tinggi pada timnas U22 di bawah asuhan Indra Sjafri. Dengan kehadiran beberapa pemain Persija Jakarta dalam timnas U22, seperti Muhammad Ferrari, Dony Tri Pamungkas, Frenky Messa, dan Kadek Arel, Rayhan merasa dekat dengan rekan setimnya meski berasal dari klub yang berbeda. Timnas U22 Indonesia akan memulai perjuangannya di SEA Games 2025 dengan pertandingan melawan Singapura, Filipina, dan Myanmar di Grup C. Semua pertandingan akan berlangsung di Chiangmai, Thailand. Meski demikian, Rayhan tidak pernah merasa jenuh selama menjalani pemusatan latihan bersama timnas U22 dan tetap bersemangat untuk memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan.


