Harga Bitcoin kembali meroket, memicu antusiasme baru di kalangan trader. Pada Selasa malam, harga Bitcoin mencapai level tertinggi dalam tiga pekan terakhir, mencapai USD 94.625 di Coinbase. Sebuah rebound yang dinilai penting oleh analitik blockchain Santiment, menarik banyak trader untuk kembali berinvestasi dengan harapan harga akan terus naik.
Tidak hanya itu, perbincangan mengenai Bitcoin juga meroket di media sosial, dengan banyak orang optimis bahwa harga akan terus melonjak. Namun, kenaikan tersebut tidak berlangsung lama dan Bitcoin terkoreksi kembali ke sekitar USD 92.400. Pertanyaan pun muncul mengenai kemana arah pergerakan harga selanjutnya.
Menurut Santiment, perilaku pasar cenderung berlawanan dengan trader kecil. Hal ini terlihat setelah beberapa jam Bitcoin mencapai level tertinggi bulanan. Namun, faktor eksternal seperti keputusan dari Federal Reserve (Fed) Amerika Serikat masih berpotensi mempengaruhi pasar dalam waktu dekat.
Perlu diingat, setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pembaca. Sebaiknya melakukan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul dari aktivitas investasi Anda.


