Bursa kripto terbesar di dunia, Binance, telah menaikkan status stablecoin yang diterbitkan World Liberty Financial dengan memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan token BNB, ETH, dan SOL menggunakan USD1. Dikutip dari the block, bursa tersebut akan membawa USD1 ke beberapa pasar spot paling aktif di platform mereka. Binance juga mengumumkan rencananya untuk mengkonversi semua aset jaminan yang mendukung Binance-Peg BUSD (B-Token) menjadi USD1 dengan rasio 1:1.
Menurut pernyataan dari World Liberty, “Transisi ini berarti USD1 akan menjadi bagian integral dari struktur jaminan Binance yang diperbarui, semakin memperkuat stablecoin dalam ekosistem bursa.” Data DeFILIama mencatat bahwa hampir USD 2,8 miliar atau sekitar Rp 46,67 triliun USD1 beredar, dengan sebagian besar pasokan berasal dari perusahaan investasi Abu Dhabi MGX yang menggunakan USD1 untuk investasi ke Binance.
CEO World Liberty, Zach Witkoff, menyatakan bahwa ekspansi USD1 oleh Binance merupakan langkah penting dalam menyediakan stablecoin dolar AS digital bagi masyarakat luas. Dengan integrasi USD1 ke dalam sistem likuiditas, perdagangan, dan jaminan di bursa kripto terbesar di dunia, Binance memberikan akses yang lebih mudah kepada USD1 bagi ratusan pengguna.
Tak hanya itu, Presiden Donald Trump dan ketiga putranya juga terdaftar sebagai salah satu pendiri World Liberty Financial, protokol DeFi yang diluncurkan pada Oktober 2024. Ini menandai kesuksesan WLFI dalam menyediakan stablecoin dolar AS digital dan membuka akses lebih luas bagi pengguna di seluruh dunia.


