SpaceX, perusahaan antariksa swasta yang didirikan oleh Elon Musk, baru-baru ini melakukan transfer bitcoin senilai lebih dari USD 94 juta atau sekitar Rp 1,56 triliun. Transfer ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan perusahaan untuk menawarkan saham perdana (IPO) pada tahun 2026. Menurut laporan dari Yahoo Finance, transfer tersebut dilakukan ke dua alamat yang berbeda, dengan total sekitar 1.021 BTC dibagi menjadi dua bagian.
Arkham Intelligence, perusahaan analisis blockchain, mencatat bahwa SpaceX telah melakukan transfer bitcoin senilai USD 100 juta setiap minggu selama dua bulan terakhir. Langkah ini merupakan bagian dari serangkaian transfer yang dilakukan oleh perusahaan Elon Musk sepanjang tahun ini, yang berpotensi terkait dengan rencana IPO yang dilaporkan dapat mengumpulkan lebih dari USD 30 miliar dengan valuasi sebesar USD 1,5 triliun.
Meskipun belum jelas apakah transfer terbaru ini terkait dengan IPO yang akan datang, SpaceX sebelumnya tidak melakukan transfer atau bersentuhan dengan kepemilikan bitcoin-nya selama tiga tahun. Transfer sebelumnya dilakukan dalam jumlah besar, mencapai sekitar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,66 triliun. Dalam konteks persiapan IPO, langkah-langkah ini memberikan insight tentang strategi keuangan perusahaan.


