Kekhawatiran orangtua terkait risiko mandul pada anak setelah menjalani operasi hernia memang merupakan hal yang wajar. Menurut dokter spesialis bedah anak, Karmile dari RS Pondok Indah-Pondok Indah, kekhawatiran ini tidaklah salah karena area operasi yang berdekatan dengan saluran sperma.
Karmile menjelaskan bahwa salah satu komplikasi dari operasi hernia adalah kemungkinan terpotongnya saluran sperma, meskipun kejadian ini hanya terjadi pada 1 dari 1000 anak. Namun, komplikasi ini dapat dihindari dengan melakukan penanganan hernia menggunakan metode laparoskopi.
Operasi laparoskopi melibatkan sayatan kecil dan penggunaan kamera untuk melihat dengan jelas kondisi hernia. Dengan visualisasi yang lebih baik, dokter dapat melihat dengan detail saluran-saluran kecil, termasuk saluran sperma, dan menghindari potensi terpotongnya saluran yang vital ini. Dengan demikian, risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Penggunaan laparoskopi dalam penanganan hernia dapat memastikan bahwa semua proses operasi terlihat dengan jelas, sehingga dokter dapat mengambil langkah yang tepat untuk menghindari kemungkinan terpotongnya saluran sperma. Dengan demikian, orangtua tidak perlu lagi merasa khawatir tentang risiko mandul setelah anak menjalani operasi hernia.


