Arus lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek terlihat meningkat menjelang Natal 2025. Pada rentang H-7 hingga H-6 sebelum Natal, tercatat sejumlah 330.507 kendaraan telah meninggalkan wilayah tersebut. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa lalu lintas yang keluar dari wilayah Jabotabek meningkat 5,9 persen dibandingkan dengan kondisi normal.
Distribusi lalu lintas tersebut terbagi menjadi ketiga arah, dengan mayoritas kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh arah Barat (Merak) dan arah Selatan (Puncak). Lalu lintas menuju Trans Jawa dan Bandung melalui GT Cikampek dan GT Kalihurip juga mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.
Jasa Marga memperkirakan puncak arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada libur Natal 2025 akan terjadi pada tanggal 20 Desember, dengan prediksi sebanyak 197.948 kendaraan meninggalkan wilayah tersebut. Perusahaan juga memastikan ketersediaan layanan operasi jalan tol agar berjalan dengan optimal selama puncak arus lalu lintas tersebut.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kepadatan lalu lintas, Jasa Marga telah menempatkan petugas di titik-titik rawan dan siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas, seperti contraflow. Kolaborasi dengan kepolisian juga dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama musim liburan Natal tahun ini.


