Sebanyak 100 personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan bantuan logistik seberat 10 ton menggunakan sepeda motor jenis trail ke wilayah terpencil di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Dalam kondisi darurat setelah longsor, jalur darat tertutup lumpur membuat Babinsa harus menggunakan sepeda motor trail karena kendaraan umum sulit melewati jalur yang licin, sempit, dan terjal. Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, Komandan pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa setiap personel membawa 25 kilogram bantuan logistik dengan target penyaluran 10 ton diselesaikan dalam dua hari. Proses distribusi logistik menggunakan motor trail berjalan lancar, sementara TNI juga mengerahkan helikopter untuk mencapai korban bencana di titik terisolir. Dengan upaya ini, diharapkan logistik dapat disalurkan dengan cepat dan efisien kepada seluruh korban bencana.


