Patrice Motsepe menganggap perubahan siklus AFCON sebagai tonggak penting selama kariernya di industri sepakbola. Menurutnya, kepastian jadwal akan membawa stabilitas dan daya tarik yang lebih besar bagi sepakbola Afrika di mata para sponsor.
Dengan pandangan bahwa Afrika membutuhkan lebih banyak sumber daya finansial untuk bisa bersaing secara global, Motsepe menyambut baik perubahan format baru AFCON. Keputusan untuk sepenuhnya mengadaptasi jadwal turnamen dengan kalender FIFA menjadi langkah strategis yang diambil. Dengan penjadwalan yang tidak lagi bersinggungan dengan Piala Dunia, AFCON akan digelar bersamaan dengan Piala Eropa dan Olimpiade setelah edisi 2027 dan 2028.
Untuk menunjukkan komitmen yang serius, CAF juga mengumumkan kenaikan hadiah juara AFCON 2025 dari 7 juta dolar AS menjadi 10 juta dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp150 miliar. Langkah-langkah ini merupakan bukti nyata dari upaya untuk meningkatkan daya tarik dan menjadikan AFCON sebagai salah satu turnamen sepakbola terkemuka di dunia.


