Gangguan sendi rahang atau Temporomandibular Joint Disorder (TMJ) dapat menjadi masalah serius yang menyebabkan sulitnya seseorang membuka mulut. Dr. Hananto Anggoro, seorang spesialis bedah mulut dari RS EMC Pekayon, menjelaskan bahwa TMJ adalah sendi yang menghubungkan rahang bawah dengan tulang tengkorak, penting dalam aktivitas sehari-hari seperti berbicara dan mengunyah. Gangguan TMJ terjadi ketika sendi rahang atau otot di sekitarnya mengalami masalah, yang mengakibatkan nyeri dan keterbatasan gerak rahang.
Gejala gangguan sendi rahang dapat bervariasi antara individu, termasuk nyeri atau pegal di rahang, wajah, atau sekitar telinga, bunyi “klik” atau “krek” saat membuka dan menutup mulut, sulitnya membuka mulut secara maksimal, rahang terasa kaku atau terkunci, sakit kepala, nyeri leher, dan nyeri saat mengunyah atau berbicara. Dr. Hananto menekankan pentingnya untuk segera melakukan pemeriksaan medis jika keluhan ini terjadi dalam jangka waktu yang lama atau semakin parah.
Beberapa faktor yang dapat memicu gangguan sendi rahang termasuk kebiasaan menggemeretakkan gigi, posisi gigitan yang tidak normal, cedera pada rahang atau wajah, stres yang menyebabkan ketegangan otot rahang, serta radang atau kelainan struktur sendi rahang. Dr. Hananto menegaskan bahwa gangguan TMJ seringkali disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor tersebut. Dengan demikian, penanganan yang tepat dan pencegahan sejak dini sangat diperlukan untuk mengatasi masalah gangguan sendi rahang ini.


