Pasar kripto global saat ini masih didominasi oleh Bitcoin, seperti yang terlihat dari Altcoin Season Index milik CoinMarketCap yang berada di level 22. Hal ini mengindikasikan bahwa rally altcoin belum benar-benar dimulai. Index tersebut merupakan indikator penting dalam melihat siklus pasar kripto, yang mengukur kinerja dari 100 aset kripto terbesar dalam 90 hari terakhir dibandingkan dengan Bitcoin.
Metode perhitungannya sederhana, dimana persentase altcoin yang berhasil mengungguli Bitcoin akan dihitung. “Altcoin season” dianggap dimulai jika persentasenya melampaui 75%. Dengan skor 22, artinya hanya 22% dari altcoin besar yang mampu melebihi performa Bitcoin dalam tiga bulan terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih dalam fase Bitcoin season, dimana investor lebih cenderung memilih aset yang dianggap lebih aman.
Pendekatan berbasis data ini dianggap penting untuk menghilangkan faktor emosional dalam membaca siklus pasar kripto, yang sering kali dipengaruhi oleh euforia atau ketakutan berlebihan. Secara historis, kondisi seperti ini bukanlah hal baru. Pada periode akhir 2020 hingga awal 2021, saat pasar kripto mengalami bull run besar, Altcoin Season Index seringkali berada di atas 75 bahkan mencapai level 90. Ketika itu, sektor DeFi dan NFT tumbuh dengan sangat agresif dan menarik arus modal besar.
Sebaliknya, level indeks yang rendah seperti saat ini umumnya muncul ketika tekanan makroekonomi meningkat, mulai dari kebijakan suku bunga hingga ketegangan geopolitik global. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung kembali kepada Bitcoin yang dianggap sebagai “emas digital.”


