Dalam upaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari telah mengerahkan tujuh mobil. Kejadian ini melibatkan 14 bangunan, termasuk gudang dan rumah kontrakan yang terbakar pada pukul 21.45 Wita. Kepala Dinas Damkar, Ahriawandy, menjelaskan mobil damkar dan 13 mobil tandon air dipergunakan untuk memadamkan api bersama relawan bencana. Bangunan yang terbakar terdiri dari kios, rumah makan, rumah kontrakan, dan gudang penampung jambu mete dan kopra. Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik atau arus pendek. Meskipun kerugian diperkirakan mencapai Rp5 miliar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Waktu pemadaman yang diperlukan selama satu jam karena material bangunan yang terbakar memiliki kandungan mete di dalamnya. Warga di sekitar tempat kejadian juga menyulitkan mobil Damkar untuk mencapai titik api. Saksi mata melaporkan bahwa kebakaran dimulai dari salah satu gedung yang kemudian membesar dan membakar bangunan lainnya. Kondisi angin kencang juga mempercepat perluasan api.Kejadian ini merupakan salah satu contoh upaya Damkar dalam menanggulangi kebakaran yang terjadi di Kota Kendari.

