Strategy telah mengajukan pembelian Bitcoin yang didanai melalui hasil penjualan saham di bawah program at-the-market (ATM) perusahaannya, termasuk saham biasa dan saham preferensi. Selama periode yang sama, perusahaan telah berhasil menjual sejumlah saham STRC dan saham biasa MSTR Kelas A, menghasilkan pendapatan bersih yang signifikan. Meskipun demikian, saham preferensi lainnya seperti STRF, STRK, dan STRD masih memiliki kapasitas penerbitan yang tersedia.
Dalam laporan terbarunya pada 11 Januari, Strategy menyebutkan bahwa masih ada kapasitas yang substansial untuk penerbitan di masa depan. Hal ini termasuk jumlah yang cukup besar di bawah instrumen keuangan STRK, STRD, STRC, dan STRF. Di samping itu, perusahaan juga masih memiliki ketersediaan dana yang signifikan di bawah program saham biasa MSTR-nya.
Keputusan Strategy untuk menggunakan hasil penjualan saham dalam mendukung akumulasi Bitcoin menunjukkan komitmen perusahaan dalam mengelola struktur modalnya secara berkelanjutan. Dengan strategi ini, Strategy memastikan bahwa sumber dana yang digunakan untuk akumulasi Bitcoin tetap terjaga, sekaligus memastikan kelancaran dalam menjalankan program-program keuangan mendatang.


