Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan perhatiannya terhadap kekurangan dokter di Indonesia, baik dari segi jumlah maupun distribusinya yang tidak merata. Menurut Budi, tanda kekurangan tersebut terlihat dari ketentuan dokter yang dapat praktik di tiga tempat berbeda, menunjukkan kekurangan dokter di tanah air.
Pemerintah berencana untuk menambah fakultas kedokteran guna meningkatkan jumlah dokter yang dihasilkan setiap tahun. Tujuannya adalah agar produksi dokter dapat ditingkatkan tanpa mengurangi kualitas lulusan. Budi optimistis Indonesia dapat meniru Korea Selatan yang memiliki banyak dokter spesialis meski jumlah penduduknya lebih sedikit.
Detail tentang pendirian kampus baru untuk kedokteran lebih diinformasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Namun, Budi berharap produksi dokter umum dapat mencapai rasio 1 dokter per seribu penduduk, sejalan dengan standar dunia. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat memiliki lebih banyak dokter dalam mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat.


