Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yaitu Ismail mengungkap pentingnya pemanfaatan Teknologi Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) sebagai instrumen strategis negara dalam mendorong kebijakan publik yang lebih presisi, adaptif, dan berbasis data di era digital. Dalam acara Governance Agentic AI di Jakarta Pusat, dia menjelaskan bahwa behubungan dengan data merupakan inti dari kemampuan pemerintah dalam membaca pola hidup digital masyarakat sehingga bisa merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. Ismail menyoroti bahwa isu utamanya bukanlah kepemilikan data, tetapi aksesibilitas dan kemampuan negara dalam membaca pola secara agregat demi kepentingan publik dengan tetap menghormati privasi dan hukum. Selain itu, Ismail juga menekankan pentingnya Agentic AI dalam menguatkan kedaulatan digital, membuka peluang ekonomi nasional, dan menciptakan lapangan kerja bernilai tambah bagi talenta digital Indonesia. Dalam implementasinya, perlunya kerangka etika dan batasan yang jelas sejak awal agar penerapan Agentic AI berjalan dengan bertanggung jawab. Hal ini merupakan langkah penting dalam menyongsong perkembangan teknologi untuk kepentingan publik tanpa merusak prinsip-prinsip privasi dan hukum.


