HomeKesehatanMengungkap Ancaman Euforia Sesaat kepada Otak dan Nyawa

Mengungkap Ancaman Euforia Sesaat kepada Otak dan Nyawa

Berita terbaru tentang penggunaan gas tertawa (N2O) telah menarik perhatian banyak pihak belakangan ini. Majalah kedokteran internasional yang terkemuka, Lancet, telah menerbitkan artikel berjudul ‘Tackling the growing burden of nitrous oxide-induced public health harms’ pada tahun 2025. Dalam artikel tersebut, disinggung tentang meningkatnya penggunaan N2O untuk rekreasi yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Studi internasional yang dilakukan oleh ‘The Global Drug Survey’ melibatkan lebih dari 32,000 partisipan dari 22 negara, sebagian besar berasal dari Eropa. Hasilnya menunjukkan bahwa 22·5 persen responden pernah menggunakan N2O untuk mendapatkan efek euforianya. Selain itu, penelitian lain juga mencatat peningkatan penggunaan N2O secara global, dari 10 persen pada tahun 2015 menjadi 20 persen pada tahun 2021. Di Inggris, penggunaan N2O bahkan menempati peringkat ketiga setelah kanabis dan kokain.

Artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal Lancet tersebut juga menjelaskan tentang dampak buruk bagi kesehatan jika N2O digunakan secara tidak terkontrol, terutama dalam jumlah yang berlebihan dan secara berulang. Salah satu dampaknya adalah gangguan neurologis, yang meliputi mieloneuropati dan neuropati perifer yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 akibat penggunaan N2O. Gejala gangguan ini dapat berupa kesemutan, gangguan keseimbangan, kelemahan otot, hingga gangguan buang air besar dan kecil.

Dengan adanya informasi mengenai bahaya penggunaan N2O yang tidak terkontrol, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan peduli terhadap dampak negatif yang mungkin timbul akibat penggunaan zat tersebut.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer