Metaplanet, sebuah perusahaan pengelola bitcoin di Jepang, baru-baru ini menyelesaikan penjualan saham dan waran senilai USD 137 juta atau sekitar Rp 2,29 triliun. Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk membeli lebih banyak bitcoin (BTC). Berdasarkan laporan yang dikutip dari Yahoo Finance, 24.529.000 saham biasa baru telah diterbitkan dan dijual kepada pembeli luar negeri melalui alokasi pihak ketiga. Metaplanet menjelaskan bahwa penggalangan dana ini dilakukan dalam rangka mendistribusikan dilusi dan menetapkan harga pelaksanaan waran di atas level perdagangan saat ini.
Perusahaan ini berencana untuk mengalokasikan dana yang terkumpul untuk akuisisi bitcoin dengan harapan dapat meningkatkan kepemilikan bitcoin per saham. Tepat pada tanggal 16 Februari 2026, Metaplanet akan mulai menggunakan dana yang telah terkumpul, dimana saat ini perusahaan tersebut sudah mengendalikan bitcoin senilai hampir USD 3 miliar atau sekitar Rp 50,36 triliun dengan total 35.102 BTC.
Meskipun begitu, perjalanan Metaplanet tidak selalu berjalan mulus. Pada tahun 2025, harga saham perusahaan mencapai titik tertinggi di USD 15,35 pada bulan Mei namun kemudian turun drastis hingga USD 2,50 sepanjang sisa tahun tersebut. Saham Metaplanet, yang diperdagangkan dengan kode MTPLF di OTC Markets OTCQX, telah mengalami kenaikan sebesar 7% sejak awal tahun dan diperdagangkan pada harga USD 2,77 pada saat penulisan artikel ini.
Sebagai disclaimer, perlu diingat bahwa setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Sebaiknya lakukanlah kajian dan analisis mendalam sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual aset kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang mungkin terjadi akibat keputusan investasi tersebut.

