Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun jalan layang atau flyover di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat, sebagai solusi jangka menengah hingga panjang untuk mengatasi banjir dan macet di wilayah tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengatakan bahwa pembangunan flyover dengan panjang lebih dari 2 kilometer sedang dipertimbangkan sebagai langkah jangka menengah. Hal ini dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir dan kemacetan yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan penyelesaian jangka pendek. Pemprov DKI juga merencanakan pembangunan sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot untuk mengatasi genangan air saat hujan tinggi. Pembangunan tersebut dilakukan di empat titik sepanjang Jalan Daan Mogot, dengan total kapasitas pompa mencapai 11,5 meter kubik per detik. Proyek ini juga melibatkan pembangunan saluran pendukung seperti Saluran Gendong di sisi utara dan selatan, serta saluran penyeberangan di Jalan Raya Daan Mogot. Harapannya, sistem ini terintegrasi dengan baik sehingga genangan air dapat diatasi dengan lebih cepat dan efisien. Langkah-langkah ini diambil untuk mengoptimalkan sistem drainase dan mengurangi dampak banjir serta kemacetan di kawasan Daan Mogot.


