Gerakan tubuh, baik itu melalui olahraga intensitas tinggi, yoga, atau sekadar jalan cepat, dapat membantu memicu pelepasan hormon endorfin. Menurut Gretchen Rubin, seorang penulis asal Amerika, gerakan tubuh di pagi hari dapat menjadi bahan bakar utama untuk kreativitas otak dan stamina emosional sepanjang hari. Olahraga pagi juga membantu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, yang berdampak positif pada kemampuan memecahkan masalah.
Individu yang sukses biasanya tidak menghabiskan hari tanpa arah. Mereka memanfaatkan waktu pagi untuk menetapkan prioritas harian, seperti menulis jurnal atau menyusun daftar tugas yang harus diselesaikan. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi 3 tugas terpenting yang perlu dikerjakan. Dengan menuliskan tujuan secara fisik, beban kognitif untuk mengingat jadwal berkurang, sehingga energi mental dapat sepenuhnya dialokasikan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut.
Mengonsumsi sarapan sehat juga merupakan kebiasaan penting. Daripada memilih sereal manis atau makanan cepat saji yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah, lebih baik memilih protein berkualitas, lemak sehat, dan serat. Sarapan yang seimbang dapat menjaga tingkat energi tetap stabil hingga waktu makan siang, sehingga mencegah rasa lemas atau kabut otak yang sering mengganggu produktivitas di tengah hari.

