Belajar sains sejak dini dianggap penting untuk membekali anak dengan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Orang tua mulai memperkenalkan konsep sains, teknologi, dan matematika kepada anak-anak mereka sejak usia dini dengan harapan agar mereka dapat tumbuh cerdas dan siap menghadapi tantangan yang ada. Namun demikian, penting untuk memperhatikan bahwa belajar sains tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Seorang Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, menekankan bahwa stimulasi perkembangan anak sebaiknya seimbang, tidak hanya terfokus pada kecerdasan kognitif. Menurut Aninda, stimulasi yang ideal mencakup lima aspek dasar, yaitu fisik, bahasa, seni, sosial, dan kognitif. Faktor-faktor ini saling melengkapi dan memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak.
Stimulasi fisik melibatkan aktivitas motorik kasar dan halus, juga termasuk olahraga dan permainan aktif. Sedangkan stimulasi bahasa bisa dilakukan dengan membaca buku cerita, bercerita, dan memperkenalkan bahasa kedua. Untuk stimulasi seni, anak dapat terlibat dalam kegiatan seni dan kerajinan tangan serta musik. Sementara itu, stimulasi sosial melibatkan interaksi sosial dan kegiatan bermain bersama untuk menanamkan nilai-nilai empati, disiplin, dan moral pada anak. Namun demikian, stimulasi kognitif seperti sains dan STEM juga sangat penting. Meskipun demikian, penting untuk seimbangkan dengan aspek perkembangan lainnya.
Dalam konteks belajar sains, Aninda menekankan bahwa metode belajar yang tepat untuk anak usia dini adalah melalui eksplorasi dan pengalaman langsung, bukan hanya menghafal konsep. Stimulasi sains yang didasarkan pada eksplorasi, eksperimen, dan permainan sensorik dapat membantu anak mengembangkan keterampilan kognitif, emosional, dan sosial secara seimbang. Lingkungan belajar yang sesuai dapat memicu rasa ingin tahu, meningkatkan kepercayaan diri, dan ketangguhan anak. Salah satu contoh pengalaman edukatif yang efektif adalah Winner’s Squad Adventure ke Hong Kong, di mana anak-anak dapat belajar sains melalui eksplorasi langsung.

