Harga kripto untuk mayoritas kripto utama selama 24 jam terakhir menunjukkan penurunan, terutama pada aset besar seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Pasar kripto saat ini tengah mengalami tekanan jual karena pelaku pasar menunggu perkembangan sentimen makro global dan arus dana institusi. Namun, tidak semua koin mengalami penurunan nilainya. Beberapa aset justru berhasil mendapatkan sedikit kenaikan dan tetap bertahan di zona hijau.
Menurut data terbaru yang dikutip dari Coinmarketcap.com, Bitcoin (BTC) masih mendominasi pasar dengan kapitalisasi mencapai USD 1,35 triliun. Dalam periode 24 jam terakhir, nilai Bitcoin turun 1,51% menjadi USD 67.556,86. Meskipun mengalami koreksi, harga Bitcoin masih berada di sekitar level psikologis USD 67.000. Sementara itu, Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan sebesar 2,53% ke posisi USD 1.959,94. Dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 236,73 miliar, Ethereum tetap menjadi aset kripto terbesar kedua.
Stablecoin terbesar, Tether (USDT), mencatat harga USD 0,9992 atau turun tipis 0,01% dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 184,25 miliar. Sementara XRP menempati posisi keempat dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 83,90 miliar. Dalam 24 jam terakhir, nilai XRP turun 1,36% ke level USD 1,37 namun masih bertahan di atas level psikologis USD 1. Binance Coin (BNB) juga turut melemah 1,10% ke harga USD 609,76, namun dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 83,22 miliar, BNB masih menunjukkan fundamental yang kuat meskipun pergerakan jangka pendeknya tertekan.
Penurunan harga mayoritas kripto papan atas ini terjadi sementara pelaku pasar menunggu perkembangan lebih lanjut dalam situasi global saat ini. Meskipun terjadi koreksi, beberapa aset kripto masih mampu bertahan dengan stabilitasnya. Itulah perkembangan terbaru dari harga kripto untuk 15 kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar.

