Chery TIGGO 8 CSH menjadi model pertama dengan teknologi Chery Super Hybrid (CSH) yang diproduksi dengan sistem kemudi kanan (right-hand drive), khusus untuk pasar Indonesia. Dengan mesin bensin ACTECO H4J15 berkapasitas 1.500cc turbocharged yang dikembangkan eksklusif untuk platform CSH generasi terbaru, SUV 7-seater ini mampu menempuh jarak total 1.300 km atau 90 Km dalam mode full EV dengan hanya sekali pengisian batere secara penuh dan konsumsi bahan bakar mencapai 76 Km/liter.
Di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Chery menampilkan jajaran produk terlengkapnya yang mencakup berbagai pilihan powertrain, mulai dari ICE (mesin konvensional berpembakaran dalam), EV (kendaraan listrik), Hybrid, dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), mulai dari jajaran Chery C5, E5, J6, J6T, serta lini TIGGO Series dan varian Chery Super Hybrid (CSH). Pendekatan All Powertrain Strategy yang diusung Chery memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk memilih kendaraan sesuai kebutuhan mobilitas masing-masing. Dan tentu saja, teknologi Chery Super Hybrid (CSH) menjadi perhatian utama para pengunjung pameran otomotif tahunan tersebut.
Nah, salah satu model yang menjadi pionir teknologi hybrid paling revolusioner, terbaik, dan satu-satunya di Indonesia dari Chery ini adalah TIGGO 8 CSH, SUV 7-seater yang dalam pengujian di Indonesia terbukti mampu menempuh jarak hingga 1.300km untuk sekali pengisian batere dengan konsumsi bahan bakar (bensin) mencapai 76km/liter.
TIGGO 8 CSH menjadi model pertama dengan teknologi Chery Super Hybrid yang diproduksi dengan sistem kemudi kanan (right-hand drive), khusus untuk pasar Indonesia. Bagi Chery, ini menjadi simbol penting bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar utama Chery di kawasan Asia Pasifik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan teknologi otomotif masa depan.
Dengan perpaduan keunggulan teknologi Super Hybrid Electric Vehicle (Super HEV) dan Electric Vehicle (EV), TIGGO 8 CSH hadir tidak hanya sebagai alternatif kendaraan hemat energi, tetapi dapat mengungguli kendaraan listrik murni (EV) dari sisi keterbatasan mobil listrik saat ini. Teknologi ini merupakan bukti nyata dari dedikasi Chery dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang efisien, cerdas, dan siap menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang dinamis, serta diharapkan bisa menjadi pilihan terbaik dari segmen hybrid saat ini dalam hal efisiensi bahan bakar.
Tak seperti hybrid konvensional yang masih sangat bergantung pada mesin bensin, Chery Super Hybrid mampu menghasilkan tenaga ke roda secara independen dari motor listriknya, memberikan efisiensi energi yang lebih tinggi, akselerasi yang lebih responsif, dan pengalaman berkendara yang lebih halus serta senyap. Hal ini menjadikan TIGGO 8 CSH sebagai teknologi hybrid terbaik dan lebih baik daripada EV dalam menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang membutuhkan kenyamanan tanpa batas, namun tetap efisien dan ramah lingkungan.
Bagaimana Teknologi CSH Bekerja
Teknologi CSH memadukan keunggulan mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik dalam satu kesatuan harmonis, menghadirkan efisiensi tinggi, performa bertenaga, dan daya jelajah luar biasa. Chery Super Hybrid (CSH) hadir melalui integrasi antara Dedicated Hybrid Transmission (DHT), Dedicated Hybrid Engine (DHE), dan Dedicated Hybrid Battery (DHB). Kombinasi ketiganya bekerja secara sinergis untuk menghasilkan efisiensi optimal tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara.
Salah satu fundamental yang menopang efisiensi dan performa revolusioner CSH adalah Super Hybrid DHT. Transmisi canggih ini dirancang untuk secara cerdas dan adaptif memilih penyaluran tenaga paling optimal dari Mode EV dan Mode Hybrid. Dengan kemampuan efisiensi mekanis mencapai 98,5%, sistem ini memastikan tenaga dari mesin dan motor listrik bisa langsung tersalurkan ke roda dengan kehilangan energi yang sangat minim.
Lebih lanjut, sistem DHT juga memanfaatkan transmisi hybrid satu gigi (1DHT) yang responsif untuk mendukung mode Pure EV pada kecepatan rendah, serta menjamin perpindahan yang halus ke mode hybrid saat membutuhkan tenaga ekstra untuk berakselerasi. Tujuan utama dari pengembangan transmisi DHT adalah untuk memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar, menekan emisi gas buang, sekaligus menyuguhkan pengalaman berkendara yang lebih halus dan responsif.
Tidak hanya berfokus pada optimalisasi efisiensi energi dan bahan bakar, Chery juga…
**Mengisi konten**

