Sejumlah peristiwa di DKI Jakarta pada Senin (16/2) menyorot perhatian publik, mulai dari temuan kesehatan warga hingga insiden transportasi dan kejadian tragis di Jakarta Timur. Di tengah padatnya aktivitas ibu kota, data terbaru justru menunjukkan persoalan yang tak kalah serius: mayoritas warga Jakarta masih minim bergerak.
93 Persen Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik
Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2025 hingga awal 2026, sebanyak 93 persen warga Jakarta tercatat kurang melakukan aktivitas fisik. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengatakan temuan itu memperlihatkan tingginya kelompok berisiko penyakit kardiovaskular.
Menurut Ani, dua faktor yang paling banyak muncul adalah obesitas sentral dan rendahnya aktivitas fisik. Temuan ini menjadi sinyal bahwa persoalan kesehatan masyarakat di Jakarta tidak hanya soal akses layanan, tetapi juga pola hidup harian yang masih jauh dari ideal.
Tembok SMPN 182 Roboh karena Struktur Tanah Labil
Di Jakarta Selatan, BPBD DKI Jakarta menjelaskan penyebab robohnya tembok di SMPN 182. Lembaga itu menyebut struktur tanah yang labil menjadi faktor utama di balik insiden tersebut.
Penjelasan ini sekaligus menegaskan bahwa persoalan infrastruktur di ibu kota kerap berkaitan erat dengan kondisi lingkungan sekitar, bukan semata-mata pada bangunan yang berdiri di atasnya.
Transjakarta Sempat Hentikan Operasional Bus yang Keluar Asap
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta juga menjadi sorotan setelah salah satu armada bus rute DMR 715 Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) mengeluarkan asap di Halte Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/2). Setelah kejadian itu, operasional bus tersebut dihentikan sementara.
Insiden ini menambah daftar gangguan layanan transportasi publik yang langsung menyita perhatian warga, terutama karena terjadi di salah satu titik mobilitas yang padat.
Imlek di Kota Tua Tetap Ramai, Anak 9 Tahun Tewas Tenggelam di Cipayung
Di tengah rangkaian kabar tersebut, Jakarta Light Festival kembali hadir memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Tua Jakarta. Acara bertajuk Chinese New Year Edition itu digelar di Taman Fatahillah dan menjadi salah satu agenda yang memberi warna pada malam perayaan di kawasan bersejarah tersebut.
Namun, kabar duka juga datang dari Jakarta Timur. Seorang bocah berusia 9 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Sejuk, Kecamatan Cipayung. Korban diduga tenggelam saat bermain bersama teman-temannya di sekitar waduk.
Rangkaian peristiwa ini menunjukkan kontras yang tajam: di satu sisi ada upaya menjaga denyut kota tetap hidup, di sisi lain ada persoalan kesehatan, keselamatan, dan lingkungan yang terus menuntut perhatian serius.
