Paris Saint-Germain pulang dari markas Monaco dengan modal penting setelah menang tipis 3-2 pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions. Laga ini berjalan keras, cepat, dan penuh momen krusial, dengan PSG akhirnya keluar sebagai pemenang berkat dua gol Désiré Doué dan satu gol Achraf Hakimi. Monaco sempat memberi perlawanan sengit lewat dua gol Folarin Balogun, tetapi keunggulan itu tak cukup untuk menahan laju tim tamu.
PSG Sempat Tersentak, Lalu Membalikkan Keadaan
Monaco membuka pertandingan dengan agresif dan langsung mencetak gol cepat melalui Balogun. Namun, keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. PSG merespons dengan rapi dan berhasil menyamakan keadaan lewat Doué, sebelum Hakimi membawa tim ibu kota berbalik unggul. Momentum pertandingan pun mulai bergeser ke arah PSG yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Balogun Buat Monaco Tetap Hidup
Meski sempat tertinggal, Monaco tidak menyerah begitu saja. Balogun kembali mencatatkan namanya di papan skor dan menjaga asa timnya tetap terbuka. Gol tersebut membuat laga kembali panas, apalagi Monaco masih mampu menekan meski harus menghadapi lawan yang lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, ketajaman PSG di momen-momen penting menjadi pembeda utama dalam duel ini.
Kartu Merah Golovin Jadi Titik Balik
Situasi Monaco makin sulit ketika Golovin diganjar kartu merah pada babak kedua. Bermain dengan 10 orang membuat tuan rumah kehilangan tenaga untuk mengejar pertandingan secara penuh. PSG memanfaatkan kondisi itu untuk menjaga keunggulan hingga akhir laga. Meski terus mendominasi, skor 3-2 tak berubah sampai peluit panjang dibunyikan. Dengan hasil ini, PSG hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua di Parc des Princes untuk memastikan tempat di babak 16 besar. Sementara itu, Monaco wajib menang dengan selisih minimal dua gol jika ingin membalikkan keadaan.
Informasi pertandingan ini dirangkum dari laporan laga Liga Champions yang mempertemukan Monaco dan Paris Saint-Germain.
