Menjelang bulan puasa Ramadan tahun 2026, kondisi cuaca di Indonesia masih belum stabil disebut pancaroba. Menurut ahli gizi rumah sakit Hasan Sadikin Bandung, Iis Rosita, MKM. RD, menjalani puasa saat musim pancaroba tetap membutuhkan pola gizi seimbang. Iis menekankan pentingnya asupan energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam menu berbuka puasa. Selain itu, kecukupan cairan tubuh tetap harus diperhatikan terutama saat berpuasa, dengan disarankan meminum 6-8 gelas air per hari terutama pada malam hari.
Protein nabati dan hewani menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh. Disarankan untuk menghindari daging berlemak tinggi, terutama bagi usia lanjut. Iis menyarankan untuk memilih daging rendah lemak atau mengonsumsi ikan sebagai alternatif. Sementara itu, protein nabati dapat diperoleh dari kacang-kacangan, tahu, tempe, dan susu, baik susu kedelai maupun susu sapi. Protein memiliki peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh selama berpuasa. Hal tersebut ditegaskan dalam panduan gizi menyambut bulan Ramadan 2026.

