HomeKesehatan7 Menu Sahur Kuat dan Kekenyangan

7 Menu Sahur Kuat dan Kekenyangan

Selama bulan Ramadan, penting untuk mencegah dehidrasi dengan menjaga kecukupan cairan tubuh. Keterbatasan minum hanya pada saat sahur dan sore setelah berbuka, membuat sahur menjadi momen penting. Dehidrasi dapat dihindari dengan sahur secara teratur untuk memastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup, menghindari gejala seperti rasa haus berlebih, lemas, dan kurang konsentrasi.

Selain itu, sahur juga berperan dalam mencegah hipoglikemia. Tubuh membutuhkan energi, termasuk dari glukosa darah, untuk menjalankan fungsi sel. Tanpa sahur, gula darah dapat terpakai oleh sel tubuh sebagai sumber energi, menyebabkan hipoglikemia dengan gejala lemas, pusing, gemetar, dan keringat dingin. Konsumsi makanan dengan karbohidrat, protein, dan lemak saat sahur dapat membantu menjaga kadar gula darah dan mencegah hipoglikemia.

Selain itu, sahur juga berperan dalam mencegah asam lambung naik. Lambung yang kosong dalam waktu lama dapat meningkatkan kadar asam lambung dan menyebabkan gejala mag yang mengganggu kelancaran puasa. Sahur dapat membantu mencegah pengeluaran asam lambung berlebih saat puasa, sehingga menjaga kesehatan lambung dan kenyamanan selama menjalani ibadah puasa.

Dengan menjaga pola sahur yang tepat, gejala dehidrasi, hipoglikemia, dan asam lambung naik dapat dihindari, membantu menjalani puasa dengan lancar dan nyaman. Sumber: Liputan6.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer