Pada Kamis (19/2), polisi telah melepaskan tembakan terhadap demonstran pro-kemerdekaan Yaman Selatan yang berusaha menyerbu Istana Presiden di Aden. Kejadian ini terjadi saat kabinet baru Yaman sedang mengadakan rapat perdana. Dewan Transisi Selatan (STC) mengecam kembalinya pemerintahan yang dipimpin oleh PM Shaya al-Zindani karena dianggap mengabaikan tuntutan pemisahan selatan. Mereka juga mengancam akan melakukan aksi lanjutan sebagai respons terhadap situasi ini. Copyright © ANTARA 2026. Dilarang keras mengambil konten dari situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

