BNP Paribas Asset Management kembali menunjukkan bahwa blockchain bukan lagi sekadar wacana di ruang institusional. Kali ini, raksasa keuangan asal Prancis itu memakai Ethereum untuk proyek percontohan penerbitan saham tokenisasi dari dana pasar uang, sebuah langkah yang menempatkan teknologi publik di dalam kerangka yang tetap tunduk pada aturan ketat.
Tokenisasi dana pasar uang masuk ke Ethereum
BNP Paribas Asset Management meluncurkan proyek blockchain baru dengan menerbitkan saham tokenisasi dari dana pasar uang di Prancis. Penerbitan dilakukan di blockchain melalui platform AssetFoundryTM milik BNP Paribas, dengan akses terbatas menggunakan model akses berizin di Ethereum agar tetap sesuai dengan persyaratan regulasi yang berlaku.
Dalam keterangan resminya, BNP Paribas menegaskan bahwa inisiatif ini masih bersifat eksperimen intra-grup yang dibatasi. Artinya, proyek ini dipakai untuk menguji alur baru dalam lingkungan yang terkontrol, mulai dari proses penerbitan hingga konektivitas ke blockchain publik.
Eksperimen terkontrol untuk mengukur efisiensi
Chief Digital and Data Officer BNP Paribas Asset Management, Edouard Legrand, menyebut penerbitan tokenisasi dana pasar uang ini sebagai bagian dari upaya perusahaan mengeksplorasi efisiensi operasional dan peningkatan keamanan. Dengan pendekatan ini, BNP Paribas ingin melihat bagaimana proses tradisional bisa diubah tanpa mengabaikan kepatuhan dan pengawasan.
Dalam struktur proyek ini, BNP Paribas Asset Management berperan sebagai penerbit dana, sementara BNP Paribas Securities Services bertindak sebagai agen transfer dan dealer. Kombinasi peran tersebut menunjukkan bahwa percobaan ini tidak berdiri sendiri, melainkan masuk ke dalam ekosistem layanan internal grup yang sudah mapan.
Jejak BNP Paribas di blockchain institusional
Langkah terbaru ini bukan yang pertama bagi BNP Paribas di ranah blockchain institusional. Sebelumnya, perusahaan juga pernah menerbitkan kelas saham onchain dari dana pasar uang bersama Allfunds Blockchain. Selain itu, BNP Paribas ikut dalam eksperimen yang membawa jaringan komunikasi keuangan global Swift ke Ethereum Layer 2 Linea bersama sejumlah bank besar lainnya.
Arah langkah BNP Paribas memperlihatkan satu hal: adopsi blockchain oleh lembaga keuangan besar kini tidak lagi berhenti pada uji coba teknis, tetapi mulai menyentuh instrumen investasi yang nyata. Namun, karena proyek ini masih dalam tahap terbatas, ruang pembuktiannya tetap berada di bawah kendali regulasi dan pengujian internal.
Informasi ini disusun berdasarkan keterangan BNP Paribas Asset Management. Untuk urusan investasi aset kripto, pembaca tetap perlu melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan.
