HomeBeritaKetua Komisi X DPR Kecam Kekerasan Brimob di Maluku

Ketua Komisi X DPR Kecam Kekerasan Brimob di Maluku

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, mengecam kekerasan yang dilakukan anggota Brimob di Tual, Maluku, yang menyebabkan seorang siswa madrasah tsanawiah (MTs) meninggal dunia. Sebagai ketua komisi yang membidangi urusan pendidikan, dia melihat peristiwa ini sebagai tragedi kemanusiaan serta sebuah tamparan keras bagi negara dalam upaya melindungi anak dan memastikan rasa aman bagi pelajar. Ia menekankan bahwa sekolah dan ruang publik harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan belajar, dengan tindakan represif yang berujung pada hilangnya nyawa tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun.

Hetifah Sjaifudian meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tegas terhadap anggota Brimob yang terlibat, baik melalui mekanisme pidana maupun penegakan kode etik. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada impunitas atas pelanggaran yang mengakibatkan kematian, serta bahwa perbuatan penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa harus ditindaklanjuti sesuai hukum.

Selain itu, Hetifah juga mendorong untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan, pengawasan, dan standar operasional penggunaan kekuatan oleh aparat, terutama dalam interaksi dengan masyarakat sipil dan anak-anak. Dia mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan meminta agar semua pihak terkait memastikan penanganan kasus ini serta kasus sejenis lainnya diawasi hingga selesai, untuk memastikan keadilan dan perlindungan bagi pelajar Indonesia.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer