Kesehatan

Makanan Sehat Sahur dan Berbuka: Susu hingga Kurma

Menu sahur dan berbuka tak harus rumit untuk tetap bernutrisi. Dalam tradisi Islam, ada sejumlah makanan yang kerap disebut baik untuk dikonsumsi selama Ramadan karena dinilai mendukung kesehatan tubuh saat berpuasa. Susu, kurma, delima, madu, hingga minyak zaitun menjadi contoh yang paling sering disebut karena kandungan gizinya dan kemudahan tubuh dalam memprosesnya setelah menahan makan dan minum seharian.

Susu, Pilihan Praktis untuk Sahur dan Berbuka

Susu menjadi salah satu makanan yang disebut dalam Al-Qur’an, tepatnya pada surat An-Nahl ayat 66. Dari sisi gizi, susu mengandung protein, kalsium, serta berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan ini membantu menjaga kekuatan tulang, mendukung perbaikan jaringan tubuh, dan memberi asupan energi. Saat dikonsumsi ketika sahur, susu dapat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Sementara saat berbuka, susu bisa menjadi langkah awal untuk membantu tubuh pulih setelah berpuasa.

Delima dan Kurma, Dua Buah yang Sering Dikaitkan dengan Keutamaan

Buah delima juga kerap disebut sebagai pilihan yang baik. Buah ini mengandung antioksidan, vitamin C, dan serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mendukung daya tahan tubuh, serta memberi sensasi segar setelah puasa. Dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 99, delima disebut dalam konteks keberkahan.

Sementara itu, kurma tetap menjadi buah yang paling identik dengan Ramadan. Teksturnya yang lembut dan rasa manis alaminya membuat kurma mudah dikonsumsi saat perut masih kosong. Selain itu, kurma juga dikenal sebagai sumber energi cepat yang cocok untuk berbuka maupun sebagai bekal sahur.

Madu dan Minyak Zaitun Melengkapi Asupan Harian

Selain susu, delima, dan kurma, madu serta minyak zaitun juga termasuk makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama bulan puasa. Keduanya dikenal memiliki manfaat tersendiri bagi tubuh dan sering dipilih sebagai pelengkap pola makan sehat. Dalam praktiknya, makanan-makanan ini bisa membantu menjaga keseimbangan asupan selama Ramadan, terutama jika dikombinasikan dengan menu sahur dan berbuka yang tidak berlebihan.

Atrribusi: informasi dalam artikel ini merujuk pada keterangan yang disampaikan dalam sumber asli mengenai makanan sehat yang dianjurkan untuk sahur dan berbuka, serta rujukan ayat Al-Qur’an yang menyebut susu dan delima.