Kunjungan Dirut Pelindo ke Kijing Jadi Sinyal Penguatan Logistik Kalbar
Kunjungan perdana Direktur Utama Pelindo ke Terminal Kijing di Kalimantan Barat bukan sekadar agenda seremonial. Momen ini menegaskan perhatian serius terhadap salah satu simpul logistik paling strategis di wilayah barat Indonesia, yang kini memegang peran penting dalam kelancaran arus barang dan penguatan ekonomi daerah.
Terminal yang dioperasikan PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak itu disebut semakin relevan karena mampu melayani hingga 15 kapal sekaligus, termasuk kapal berukuran besar. Dukungan dermaga dengan kedalaman mencapai -15 meter serta fasilitas bongkar muat modern membuat terminal ini punya kapasitas yang lebih siap menjawab kebutuhan logistik yang terus berkembang.
Terminal Kijing Didorong Jadi Simpul Utama Distribusi
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan perusahaan terkait juga hadir untuk memperkuat koordinasi di lingkungan kepelabuhanan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memastikan operasional terminal berjalan sesuai target dan tetap sejalan dengan strategi peningkatan kinerja logistik nasional.
PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak sebagai pengelola terminal menegaskan komitmennya untuk menjaga layanan yang andal, memperkuat keselamatan kerja, dan meningkatkan produktivitas. Langkah ini dinilai penting agar arus logistik di Kalimantan Barat tetap lancar dan tidak kehilangan momentum pertumbuhan.
Dukungan Pelindo Diharapkan Percepat Transformasi
Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menilai kunjungan Direktur Utama Pelindo menjadi bentuk dukungan langsung terhadap pengembangan Terminal Kijing. Menurutnya, perhatian dari induk usaha memberi dorongan bagi terminal untuk bergerak lebih konsisten dalam menjalankan rencana transformasi perusahaan.
Di sisi lain, keberadaan Terminal Kijing juga dipandang sebagai aset penting yang bisa terus dioptimalkan. Peningkatan kinerja operasional diharapkan tidak hanya memperkuat throughput kargo dan volume produksi, tetapi juga memberi efek berantai pada efisiensi distribusi barang di kawasan.
Efisiensi Logistik dan Dampak Ekonomi Daerah
Terminal Kijing diproyeksikan terus tumbuh sebagai penggerak ekonomi di Kalimantan Barat dan wilayah barat Indonesia secara lebih luas. Dengan pengelolaan yang lebih efisien, andal, dan kompetitif, terminal ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru serta memberi dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan para pemangku kepentingan agar Terminal Kijing berkembang sebagai pusat logistik modern. Dari kunjungan ini, pesan yang mengemuka cukup jelas: terminal tersebut tidak hanya diposisikan sebagai infrastruktur pelabuhan, melainkan sebagai mesin penting bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Berdasarkan keterangan resmi dari PTP Nonpetikemas, penguatan Terminal Kijing akan terus diarahkan untuk menjaga kelancaran arus barang sekaligus meningkatkan daya saing logistik Kalimantan Barat.
