Inter Milan memasuki era baru dengan tekanan yang sama besarnya: menjaga laju mereka di papan atas Serie A sambil membuktikan bahwa keputusan menunjuk Cristian Chivu bukan taruhan yang keliru. Saat menghadapi Genoa, sorotan bukan hanya tertuju pada hasil pertandingan, tetapi juga pada bagaimana Inter terus merespons perubahan besar di kursi pelatih.
Chivu dan babak baru Inter Milan
Musim 2025/2026 menjadi titik penting bagi Inter Milan setelah Cristian Chivu resmi mengambil alih posisi pelatih kepala pada Juni 2025. Ia menggantikan Simone Inzaghi, yang memilih hengkang setelah empat tahun dan melanjutkan karier ke klub Arab Saudi. Chivu dikontrak hingga Juni 2027, sebuah sinyal bahwa Inter ingin membangun proyek jangka menengah di tangannya.
Keputusan itu sempat memunculkan tanda tanya, mengingat Chivu belum lama menapaki jalur pelatih senior. Namun, rekam jejaknya bersama Inter tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia pernah mengenal klub ini dari dalam, baik sebagai pemain maupun pelatih di level junior. Kedekatan itu membuat transisinya ke tim utama terasa lebih natural.
Performa Inter di bawah arahan Chivu
Meski statusnya masih relatif baru di level tertinggi, Chivu langsung memberi dampak nyata. Inter tampil stabil, bahkan menempel ketat persaingan menuju gelar Serie A dan tetap menjadi salah satu tim paling disegani di Italia. Di tengah persaingan yang ketat, mereka menunjukkan konsistensi yang menjadi modal penting dalam perburuan Scudetto.
Kepercayaan klub terhadap Chivu juga tidak lepas dari pengalamannya bersama Parma pada musim 2024/2025. Bersama tim tersebut, ia sukses membantu Parma finis di peringkat ke-16 Serie A, hasil yang dinilai cukup untuk menunjukkan kapasitasnya menangani tim di level kompetitif. Dari sana, Inter melihat ada potensi besar yang layak diberi tanggung jawab lebih besar.
Genoa jadi ujian berikutnya
Laga melawan Genoa kini dipandang sebagai salah satu tes penting bagi Inter di bawah Chivu. Bukan semata soal tiga poin, tetapi juga soal menjaga momentum dan mempertegas bahwa perubahan di kursi pelatih tidak mengganggu arah tim. Dengan posisi mereka yang berada di puncak klasemen, setiap pertandingan terasa semakin menentukan.
Henrikh Mkhitaryan turut menegaskan pengaruh positif Chivu di ruang ganti. Gelandang andalan Inter itu memberikan pujian atas dampak yang dibawa sang pelatih, terutama dalam menjaga atmosfer tim tetap solid. Di tengah ambisi mempertahankan posisi teratas, pertandingan kontra Genoa menjadi panggung lain untuk melihat sejauh mana Inter benar-benar siap menuntaskan perjalanan menuju gelar.
Sumber: informasi pertandingan dan perkembangan terbaru Inter Milan
