Penampilan Maarten Paes kembali jadi sorotan setelah laga Ajax kontra PEC Zwolle memunculkan kritik tajam dari dua analis ESPN Nederland, Kenneth Perez dan Marciano Vink. Dalam pembahasan mereka, bukan hanya performa Ajax yang disorot, tetapi juga peran Paes yang dinilai justru membuat tim terlihat tidak nyaman saat membangun permainan dari belakang.
Ajax Disorot karena Sering Kehilangan Bola
Menurut Perez dan Vink, Ajax kerap kehilangan penguasaan bola dalam pertandingan tersebut. Situasi itu membuat alur permainan mereka tidak berjalan mulus dan memberi ruang bagi lawan untuk menekan. Di tengah evaluasi itu, Paes disebut sebagai salah satu pemain yang paling menonjol, namun bukan dalam arti positif.
Kritik Pedas untuk Maarten Paes
Kenneth Perez menyoroti beberapa cuplikan aksi Paes dan memberi penilaian yang sangat keras terhadap sang kiper. Ia bahkan menyebut Paes sebagai “kiper paling merepotkan dalam sejarah” karena gaya bermainnya dianggap mengganggu ritme tim lawan. Dalam pandangan Perez, keberadaan Paes membuat lawan harus ekstra waspada, baik saat berhadapan langsung maupun ketika mencoba mengatur pendekatan untuk menghadapi Ajax.
Gaya Main yang Dianggap Mengganggu
Perez juga menekankan bahwa menghadapi Ajax berarti harus punya cara khusus untuk mengantisipasi Paes. Ia menilai penting bagi tim lawan untuk menjaga jarak atau setidaknya menemukan cara agar tidak terjebak dalam situasi yang menguntungkan sang kiper. Meski komentar itu bernada tajam, sorotan tersebut menunjukkan betapa gaya bermain Paes meninggalkan kesan kuat di mata para pengamat.
Menurut laporan ESPN Nederland, diskusi soal Paes ini muncul sebagai bagian dari evaluasi lebih luas terhadap performa Ajax yang dinilai belum stabil dalam menguasai pertandingan.
