Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Kesehatan

5 Penyakit Dengan Gejala Kuning pada Mata dan Kulit

04 March 2026 • 08:26 WIB

5 Penyakit dengan Gejala Kuning pada Mata dan Kulit

Mata dan kulit yang menguning bukan sekadar perubahan warna biasa. Kondisi ini kerap menjadi tanda bahwa tubuh sedang memberi sinyal adanya gangguan pada hati atau saluran empedu. Pada orang dewasa, penyakit kuning bisa muncul akibat sejumlah penyakit yang berbeda, dan masing-masing memerlukan penanganan yang tidak sama.

Jangan Abaikan Kuning pada Mata dan Kulit

Penyakit kuning terjadi ketika bilirubin menumpuk dalam darah. Zat ini seharusnya diproses oleh hati lalu dikeluarkan lewat empedu. Saat alurnya terganggu, warna kuning bisa terlihat pada mata dan kulit. Karena itu, gejala ini perlu dicermati sebagai petunjuk awal adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Lima Penyakit yang Bisa Memicunya

Salah satu penyebab yang paling sering adalah hepatitis, yaitu peradangan pada hati. Kondisi ini bisa dipicu oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, penyakit autoimun, atau reaksi terhadap obat tertentu. Selain itu, batu saluran empedu juga dapat memicu penyakit kuning. Endapan dalam empedu bisa menyumbat saluran dan membuat bilirubin tidak bisa keluar dengan baik.

Penyebab lain adalah sirosis hati, yakni kerusakan hati jangka panjang yang menimbulkan jaringan parut. Sirosis dapat berkembang akibat hepatitis kronis maupun penggunaan alkohol dalam jangka panjang. Tidak hanya itu, kanker hati atau kanker pankreas juga bisa menghambat aliran empedu dan akhirnya menyebabkan bilirubin menumpuk dalam darah.

Obat Juga Bisa Jadi Pemicu

Di luar penyakit-penyakit tersebut, beberapa obat tertentu juga berpotensi mengganggu fungsi hati. Jika hati tidak bekerja optimal, proses metabolisme bilirubin ikut terhambat dan gejala kuning bisa muncul. Karena pemicunya beragam, pemeriksaan medis menjadi langkah penting untuk memastikan sumber masalahnya.

Menurut Muhammad Yamin Lubis, penanganan yang tepat sebaiknya dilakukan dengan berkonsultasi kepada dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi. Mengenali penyebab dasarnya menjadi kunci agar pengobatan bisa diarahkan dengan benar dan komplikasi tidak berkembang lebih jauh.

Dalam kasus penyakit kuning, warna pada mata dan kulit hanya bagian yang terlihat. Yang lebih penting adalah mencari tahu apa yang terjadi di baliknya, sebab dari sanalah arah penanganan ditentukan.