Javier Mascherano tak menyembunyikan rasa kecewanya usai kunjungan Inter Miami ke Gedung Putih di Washington. Dalam konferensi pers jelang laga timnya, pelatih asal Argentina itu mengaku ada jarak antara apa yang dijanjikan kepada rombongan dan apa yang benar-benar terjadi di lokasi.
Ekspektasi Mascherano Berbeda dari Kenyataan
Mascherano mengatakan pihak tim semula mendapat gambaran bahwa agenda di Gedung Putih hanya akan berlangsung singkat. Menurut penjelasan yang diterima, pertemuan itu disebut-sebut hanya akan berisi obrolan ringan seputar sepak bola dan momen perayaan atas gelar juara yang berhasil diraih Inter Miami.
Namun, ia mengaku terkejut dengan arah pembicaraan yang muncul dalam acara tersebut. “Saya pikir kami akan berbicara soal sepak bola,” ujarnya, menegaskan bahwa ekspektasinya sejak awal memang sederhana.
Kunjungan Sudah Dirancang Sejak Lama
Mascherano menjelaskan bahwa perjalanan ke Gedung Putih bukan keputusan mendadak. Agenda itu sudah disusun tim sekitar satu setengah hingga dua bulan sebelumnya sebagai bagian dari protokol yang lazim dijalankan setelah meraih gelar.
Meski situasi geopolitik saat ini tengah memanas, kunjungan tersebut tetap berlangsung. Bagi Mascherano, kehadiran mereka di sana lebih dipandang sebagai bentuk mengikuti tradisi yang sudah ada, bukan sekadar agenda seremonial biasa.
Hanya Beberapa Jam di Gedung Putih
Kunjungan Inter Miami sendiri berlangsung singkat, hanya beberapa jam. Dalam waktu terbatas itu, Mascherano menyebut mereka sempat melihat sedikit bagian dari Gedung Putih, tetapi tidak lebih dari itu.
Ia juga menegaskan bahwa kontak dengan Presiden Donald Trump hanya terjadi sebatas yang tampak di layar televisi. Tidak ada interaksi panjang di luar momen yang terekam publik.
Melalui penjelasannya, Mascherano memberi sinyal bahwa kunjungan yang semestinya menjadi bagian dari perayaan justru meninggalkan kesan berbeda dari yang dibayangkan rombongan Inter Miami.
