Crypto

Trump Memilih Warsh Sebagai Ketua The Fed, Bitcoin Dipandang Aset Penting

Pergeseran besar di tubuh bank sentral Amerika Serikat mulai mengemuka setelah Gedung Putih pada 4 Maret resmi mengajukan Kevin Warsh dari Florida sebagai calon ketua Dewan Gubernur Federal Reserve atau The Fed ke Senat AS. Jika lolos proses persetujuan, Warsh akan menggantikan Jerome Powell dan memimpin lembaga yang selama ini menjadi penentu arah kebijakan moneter AS.

Nominasi Warsh jadi sinyal politik penting

Nama Warsh sebenarnya sudah lebih dulu diumumkan Presiden Donald Trump pada 30 Januari lewat Truth Social. Dalam unggahannya, Trump menonjolkan latar belakang Warsh yang dinilai kuat di bidang ekonomi, keuangan, dan pelayanan publik. Langkah ini menunjukkan bahwa kursi pimpinan The Fed kembali menjadi perhatian politik yang serius di Washington.

Rekam jejak di dunia ekonomi dan kebijakan

Warsh bukan nama baru di lingkungan bank sentral. Ia pernah duduk sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve dan tercatat sebagai gubernur termuda dalam sejarah lembaga itu saat berusia 35 tahun. Di luar The Fed, ia juga pernah terlibat di sejumlah institusi ternama, termasuk Hoover Institution, Stanford Graduate School of Business, dan Duquesne Family Office. Jejak itu membuat pencalonannya dipandang punya bobot tersendiri.

Trump sebut Warsh punya peluang besar

Trump bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa Warsh berpotensi menjadi salah satu ketua The Fed terbaik di masa depan. Dengan pengajuan resmi ke Senat, proses politik berikutnya akan menentukan apakah Warsh benar-benar naik ke posisi yang sangat strategis di jantung kebijakan ekonomi Amerika Serikat.