PN Batam Jatuhkan Vonis Berat untuk Tiga ABK Sea Dragon dalam Kasus Hampir 2 Ton Sabu
Pengadilan Negeri Batam kembali mengirim pesan keras terhadap perkara narkotika berskala besar. Tiga anak buah kapal (ABK) Sea Dragon divonis berat setelah majelis hakim menyatakan mereka terlibat dalam penyelundupan hampir 2 ton sabu.
Dua Terdakwa Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup
Dalam putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim PN Batam, Tiwik, dua terdakwa yakni Richard Halomoan dan Hasiholan Simosir dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara itu, Leo Chandra Samosir menerima vonis 15 tahun penjara.
Kasus Narkotika Besar Jadi Sorotan
Perkara ini menjadi perhatian karena melibatkan jumlah sabu yang sangat besar. Vonis terhadap ketiganya memperlihatkan bahwa pengadilan mengambil sikap tegas terhadap jaringan dan pelaku yang terlibat dalam peredaran narkotika, terutama dalam kasus yang berpotensi merusak masyarakat secara luas.
Putusan yang Diharapkan Jadi Peringatan
Putusan tersebut diharapkan tidak hanya menutup perkara ini, tetapi juga menjadi peringatan bagi siapa pun yang mencoba bermain-main dengan jalur penyelundupan narkotika. Informasi mengenai amar putusan ini merujuk pada laporan ANTARA.
