Mayoritas investor institusi menilai bitcoin masih berada di bawah nilai wajarnya, demikian terungkap dari laporan pasar kripto kuartal pertama tahun 2025 yang dirilis oleh Coinbase pada bulan Maret. Dari survei yang dilakukan pada 75 investor institusi dan 73 investor ritel antara Desember 2024 hingga Januari 2025, sebanyak 71% investor institusi menyatakan harga bitcoin tidak mencerminkan nilai fundamentalnya dan potensi jangka panjangnya.
Sentimen optimistis ini ternyata lebih tinggi pada investor institusi daripada investor ritel, dengan sekitar 60% responden ritel juga sepakat bahwa bitcoin masih belum dinilai dengan sepatutnya. Perbedaan pandangan ini menunjukkan kedewasaan pendekatan dari investor profesional yang cenderung memiliki horizon investasi yang lebih panjang.
Survei dilakukan setelah peristiwa halving bitcoin pada 2024 dan pada saat kejelasan regulasi kripto di beberapa negara maju sedang dalam proses, seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Hasil survei tersebut mencerminkan penilaian yang lebih rasional dan bukan sekadar euforia spekulatif jangka pendek.
Beberapa faktor yang menjadi dasar pandangan bahwa bitcoin masih undervalued meliputi peningkatan keamanan jaringan bitcoin, peranannya yang semakin kuat sebagai penyimpan nilai digital, serta korelasinya yang semakin independen dari saham teknologi konvensional.

