Berita

Bintang Dunia Bersinar di FIBA 3×3 Champions Cup 2026

FIBA 3×3 Champions Cup 2026 diperkirakan bakal menjadi panggung para bintang dunia saat Bangkok, Thailand, bersiap menggelar turnamen pada 14 Maret. Ajang ini mempertemukan deretan tim nasional 3×3 terbaik, sekaligus membuka ruang bagi para pemain dengan reputasi besar untuk kembali menunjukkan pengaruh mereka dalam format yang serba cepat dan menuntut ketepatan tinggi.

Nama-nama besar siap mendominasi sorotan

Di antara pemain yang paling mencuri perhatian adalah Stefan Milivojevic dari Serbia. Statusnya sebagai MVP edisi sebelumnya membuat namanya tetap berada di daftar teratas kandidat penentu laga. Milivojevic dikenal punya tembakan perimeter yang akurat, kualitas yang sangat berharga dalam basket 3×3 yang jarang memberi ruang untuk kesalahan.

Dari Belanda, Worthy de Jong juga diprediksi menjadi pusat perhatian. Ia datang dengan reputasi mentereng setelah meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan menyabet gelar MVP FIBA 3×3 World Tour 2024. Sementara itu, Guim Exposito dari Spanyol membawa modal sebagai MVP FIBA 3×3 World Cup 2025, dengan gaya bermain yang kreatif dan kemampuan mengatur ritme serangan.

Persaingan tidak hanya bergantung pada nama besar

Meski deretan bintang dunia menjadi magnet utama, turnamen ini diyakini tetap berjalan ketat. Australia dan Amerika Serikat juga memiliki pemain-pemain yang siap memberi tekanan, lewat kehadiran Dillon Stith dan James Parrott. Dalam format 3×3, kecepatan, keputusan instan, dan efisiensi sering kali lebih menentukan dibanding reputasi semata.

Itulah yang membuat FIBA 3×3 Champions Cup 2026 menarik untuk diikuti. Setiap tim hanya punya sedikit waktu untuk membangun momentum, dan satu rangkaian serangan bisa langsung mengubah arah pertandingan. Di level ini, kesalahan kecil bisa berakibat besar.

Jadwal padat menuju perebutan gelar

Menurut jadwal yang dirilis, fase grup akan dimainkan pada 14 Maret, disusul perempat final pada 15 Maret. Semifinal dan final kemudian digelar pada 16 Maret, menutup rangkaian turnamen yang singkat namun padat tersebut.

Turnamen ini juga didukung oleh kerja sama FIBA dengan La Valise d’Eliane dan TNT Sports, yang ikut mengangkat gaung ajang tersebut ke panggung yang lebih luas.