Olahraga

Roma Harus Bangkit di Leg Kedua Kontra Bologna di Liga Europa

AS Roma pulang dari Stadio Renato Dall’Ara dengan pekerjaan rumah yang jelas: mereka harus tampil jauh lebih tajam jika ingin menjaga langkah di Liga Europa. Hasil imbang pada leg pertama 16 besar membuat duel melawan Bologna belum menghasilkan pemenang, tetapi juga belum memberi ruang aman bagi Roma untuk bernapas lega.

Roma Tak Boleh Terjebak di Leg Pertama

Pelatih Gian Piero Gasperini menegaskan bahwa pertemuan berikutnya akan menjadi penentu arah Roma di kompetisi ini. Meski laga berlangsung ketat, ia menilai timnya perlu menaikkan level permainan agar peluang ke perempat final tidak hilang begitu saja. Di laga pertama, Roma memang tidak kalah, tetapi performa mereka belum cukup meyakinkan untuk disebut dominan.

Statistik Menunjukkan Laga Berjalan Seimbang

Secara angka, pertandingan ini memang hampir tanpa jarak. Roma mencatat penguasaan bola 49 persen, sedikit di bawah Bologna yang unggul tipis dengan 51 persen. Namun dari sisi ancaman, Bologna lebih agresif dengan 13 tembakan dan empat yang mengarah ke gawang. Roma sendiri hanya menghasilkan dua peluang berbahaya dari delapan percobaan, angka yang menunjukkan betapa sulitnya mereka menembus pertahanan lawan.

Gol Penyeimbang Pellegrini Jaga Asa Roma

Bologna sempat lebih dulu memimpin lewat gol Federico Bernardeschi pada menit ke-50. Roma baru bisa membalas 21 menit kemudian melalui Lorenzo Pellegrini. Gol itu menjaga harapan tetap hidup, tetapi belum cukup untuk membuat posisi Roma nyaman. Dengan leg kedua yang akan digelar di Stadio Olimpico pada 20 Maret, Roma masih punya keuntungan kandang untuk membalikkan situasi dan mengamankan tiket ke babak delapan besar, seperti dilaporkan sumber pertandingan.