HomeOlahragaTato Real Madrid dan Skandal Pengiriman Pesepak Bola ke Penjara Terburuk

Tato Real Madrid dan Skandal Pengiriman Pesepak Bola ke Penjara Terburuk

Pada tahun 2024, masyarakat dibuat terkejut dengan kisah Jerce Reyes Barrios, seorang pesepak bola Venezuela yang juga seorang pelatih sepak bola anak-anak. Barrios ditahan setelah bergabung dalam aksi protes terhadap pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Setelah melarikan diri dari negaranya, Barrios melalui perbatasan Meksiko dan memasuki Amerika Serikat menggunakan aplikasi CBP One pada September 2024. Namun, setibanya di AS, Barrios justru dideportasi ke El Salvador karena diduga terkait dengan geng kriminal berdasarkan salah tafsir terhadap tato di tubuhnya.

Pengacaranya, Linette Tobin, membantah tuduhan tersebut dengan menjelaskan bahwa tato Barrios sebenarnya menggambarkan mahkota di atas bola sepak dengan tulisan “Dios”, yang terinspirasi dari lambang klub favoritnya, Real Madrid. Seniman tato yang membuatnya juga membenarkan bahwa desain tersebut memang terinspirasi dari logo klub ibu kota Spanyol tersebut. Meskipun Barrios tidak memiliki catatan kriminal, pihak berwenang menuduhnya memiliki hubungan dengan organisasi kriminal Venezuela Tren de Aragua.

Proses hukum pun terjadi, namun Barrios tiba-tiba dideportasi sebelum sidang imigrasi dilakukan. Kisah kontroversial Barrios ini memberikan pandangan yang berbeda tentang kompleksitas kebijakan imigrasi di Amerika Serikat.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer