Kita semua memiliki jam biologis yang disebut sebagai ritme sirkadian, yaitu sistem internal yang mengatur pola tidur dan bangun kita. Ritme ini sangat dipengaruhi oleh kebiasaan tidur yang teratur, termasuk waktu tidur yang konsisten setiap hari. Dr. Funke Afolabi Brown, seorang dokter spesialis pengobatan tidur, menjelaskan bahwa tidur di sofa secara tidak sengaja dapat mengganggu jadwal tidur kita dan mengacaukan pola tidur yang stabil. Hal ini dapat berdampak negatif pada ritme sirkadian tubuh kita dan membuat kita sulit merasa segar saat bangun di pagi hari.
Selain itu, efek lain yang sering tidak disadari dari tidur di sofa adalah perubahan cara otak memahami proses tidur. Seharusnya, otak kita mengaitkan kamar tidur sebagai tempat utama untuk beristirahat. Namun, ketika sering tertidur di sofa, pemahaman tersebut dapat terganggu, membuat otak tidak lagi secara otomatis menghubungkan tempat tidur dengan istirahat. Hal ini bisa melemahkan proses pembentukan kebiasaan tidur dan bahkan memperburuk kondisi bagi yang mengalami insomnia. Sebagian orang bahkan mengalami kesulitan tidur ketika sudah berada di kamar tidur, karena otak sudah tidak lagi mempertimbangkan tempat tidur sebagai tempat untuk tidur. Menjaga pola tidur yang konsisten sangat penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan.

