Tokenisasi Aset di Pintu Melesat, Aktivitas Pengguna Naik Tajam
Pintu Kemana Saja melaporkan kategori tokenisasi aset mencatat kinerja yang menonjol pada Februari 2026. Sorotan utamanya datang dari lonjakan trading volume per pengguna yang naik 45 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, jumlah pengguna kumulatif juga ikut bertambah 9,18 persen. Bagi Pintu, angka ini menunjukkan bahwa minat pengguna untuk mengakses aset global lewat tokenisasi semakin kuat.
Saham Teknologi Global Jadi Incaran
Di antara deretan aset yang tersedia, tiga nama yang paling banyak diperdagangkan pengguna adalah NVDAx (NVIDIA), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). Aktivitas tinggi pada ketiga aset tersebut memperlihatkan bahwa saham-saham teknologi global masih menjadi pilihan utama di tengah berkembangnya minat terhadap tokenisasi aset.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, menyebut data tersebut sebagai sinyal bahwa pengguna semakin tertarik menjangkau aset global melalui satu platform. Menurut dia, tokenisasi membuka akses yang lebih praktis bagi investor yang ingin melihat peluang di luar aset kripto tradisional.
Pasar RWA Global Ikut Tumbuh
Tren ini tidak hanya terlihat di dalam platform, tetapi juga di pasar global. Berdasarkan data pasar Real World Asset (RWA), total nilai pasar tercatat mencapai USD 26,54 miliar atau sekitar Rp 450,49 triliun, naik 2,20 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Jumlah pemegang asetnya pun telah menyentuh 663.000 wallet, yang menandakan adopsi tokenisasi terus meluas di berbagai negara.
Di Indonesia, investor kripto disebut semakin selektif dalam menyusun strategi, termasuk dengan mencari cara diversifikasi portofolio yang lebih terukur. Kehadiran tokenisasi aset memberi opsi baru untuk menjangkau beragam aset global dalam satu aplikasi. Mengutip keterangan Pintu, peluang ini perlu dilihat secara bijak agar tetap sejalan dengan tujuan investasi masing-masing pengguna.
