Makanan tradisional Indonesia seperti opor seringkali menjadi hidangan favorit selama perayaan Lebaran. Namun, banyak orang bertanya-tanya apakah santan yang digunakan dalam opor dapat menyebabkan kolesterol naik. Sebenarnya, kenaikan kolesterol lebih dipengaruhi oleh jumlah dan frekuensi konsumsi lemak jenuh secara keseluruhan daripada hanya santan saja.
Idealnya, konsumsi makanan berlemak seperti opor selama Lebaran sebaiknya dibatasi. Satu kali makan sehari dengan porsi terkontrol dapat membantu mencegah asupan lemak berlebihan. Bagi yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, memilih bagian ayam tanpa kulit dan membatasi kuah santan saat makan opor dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.
Untuk menurunkan kolesterol, olahraga juga dapat menjadi salah satu cara yang efektif. Olahraga membantu metabolisme lemak, namun tetap harus diimbangi dengan pola makan sehat. Meskipun tidak ada gejala yang jelas, penting untuk melakukan pemeriksaan darah guna memastikan kadar kolesterol tetap dalam batas yang sehat setelah menyantap hidangan Lebaran.

