AS Roma kembali menunjukkan ketangguhannya di Stadion Olimpico. Menjamu Lecce pada pekan ke-30 Liga Italia 2025/26, I Giallorossi menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Robinio Vaz yang masuk dari bangku cadangan. Hasil ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga memperpanjang rentetan kemenangan Roma menjadi empat laga beruntun.
Roma Menguasai, Lecce Bertahan
Sejak menit awal, Roma langsung mengambil kendali permainan dan berusaha menekan lawan. Mereka beberapa kali membangun serangan, termasuk saat Niccolo Pisilli sempat menjebol gawang Lecce. Namun, selebrasi itu tidak berlangsung lama karena gol tersebut dianulir wasit setelah Lorenzo Pellegrini lebih dulu berada dalam posisi offside.
Lecce tidak datang hanya untuk bertahan. Tim tamu sempat memberi ancaman melalui tendangan Oumar Ngom, tetapi Mile Svilar masih terlalu sigap di bawah mistar. Babak pertama pun berakhir tanpa gol, meski Roma terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola dan inisiatif serangan.
Gol Vaz Jadi Pembeda
Ketegangan justru meningkat setelah jeda. Lecce mulai berani keluar menyerang dan membuat Roma berada dalam tekanan. Di tengah situasi itu, Roma akhirnya menemukan momen penting pada menit ke-57. Robinio Vaz, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, memecah kebuntuan dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Lecce mencoba merespons dengan intensitas lebih tinggi. Namun, Svilar tampil sangat meyakinkan dan beberapa kali mematahkan upaya lawan. Ketangguhan penjaga gawang Roma menjadi faktor penting yang menjaga keunggulan tetap aman hingga laga usai.
Posisi Klasemen Belum Berubah
Meski menang, Roma belum beranjak dari peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 54 poin. Sementara itu, Lecce masih tertahan di posisi ke-18 dengan 27 poin dan terus berjuang menjauh dari zona berbahaya.
Berdasarkan laporan pertandingan yang beredar dari Stadion Olimpico, nama-nama seperti Svilar, Hermoso, dan Pisilli ikut memberi warna dalam kemenangan Roma yang berjalan tidak mudah. Skor 1-0 memang terlihat tipis, tetapi laga ini kembali menegaskan bahwa Roma sedang berada dalam fase yang solid dan efisien saat peluang datang.
