Warga kawasan Jabodetabek memadati Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor dan Jakarta Kota sejak Minggu pagi, sebagai transportasi alternatif lintas kota untuk bersilaturahmi merayakan hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah. Salah satu penumpang, Rina (32) warga Bekasi, mengaku sengaja bepergian ke Bogor dengan KRL untuk bersilaturahmi sekaligus menghabiskan waktu libur bersama keluarga, meskipun padat penumpang. Menurut Rina, menggunakan KRL bisa menghindari kemacetan, tiket lebih murah, dan waktu tempuh perjalanannya lebih efisien. Hal serupa diungkapkan oleh Andi (37), warga Jakarta Timur, yang sudah mempersiapkan diri dengan kepadatan penumpang pada masa libur Lebaran. Arus pergerakan masyarakat di wilayah Jabodetabek terus tinggi, terutama di stasiun transit seperti Stasiun Manggarai dan Jatinegara, dimana peron dipenuhi penumpang dari pagi hingga sore hari. Mayoritas pengguna KRL memanfaatkan momen libur Lebaran untuk bersilaturahmi, berwisata, atau berkeliling kota. Meskipun terjadi kepadatan penumpang, petugas di lapangan sigap mengatur alur penumpang dan memberikan imbauan agar tetap menjaga keselamatan serta mematuhi aturan. Situasi ini diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan seiring masa libur Lebaran, sehingga masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan menghindari jam-jam sibuk guna mengurangi kepadatan.

