Japanese walking, atau Japanese interval walking, atau dikenal juga dengan sebutan Japanese 3×3 walking, adalah metode jalan kaki yang membuat banyak orang tertarik dan viral pada tahun 2025. Meskipun begitu, penelitian tentang metode ini telah dilakukan oleh para ilmuwan Jepang sejak tahun 2000-an. Konsep dasar dari Japanese walking adalah perubahan kecepatan saat berjalan, yang berbeda dengan jalan kaki biasa yang memiliki kecepatan konstan.
Dalam Japanese walking, seseorang akan berjalan selama 3 menit dengan kecepatan normal, kemudian diikuti dengan 3 menit berjalan cepat, dan pola ini bergantian selama periode waktu 30 menit. Hal ini didasarkan pada studi yang menemukan bahwa perubahan intensitas ini dapat meningkatkan kerja jantung dan otot, namun masih tetap ringan bagi persendian pinggul dan lutut. Dr. Shawn G. Anthony, seorang dokter bedah ortopedi dan wakil kepala kedokteran olahraga di Mount Sinai Health System di New York City, menjelaskan bahwa Japanese walking dapat meningkatkan kekuatan, kebugaran, dan tekanan darah lebih baik daripada jalan kaki biasa.
Berbagai penelitian juga telah mengonfirmasi manfaat lain dari Japanese walking. Selain membakar kalori, seseorang yang rutin melakukan Japanese walking selama beberapa bulan dapat mengalami penurunan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol. Oleh karena itu, bagi yang ingin mencoba metode baru untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran, Japanese walking bisa menjadi pilihan menarik untuk dicoba, terutama saat libur Lebaran 2026.

