Liverpool bersiap memasuki babak baru tanpa Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu memastikan dirinya akan hengkang pada akhir musim ini, setelah memutuskan tidak memperpanjang kontrak yang sudah berjalan selama sembilan tahun bersama klub asal Merseyside tersebut. Kabar ini menutup spekulasi panjang soal masa depannya dan sekaligus menandai berakhirnya salah satu periode paling produktif dalam sejarah Liverpool modern.
Pengumuman langsung dari Salah
Keputusan itu diumumkan Salah melalui akun Instagram pribadinya, @mosalah. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Liverpool, kota tempat ia menghabiskan banyak tahun penting dalam kariernya, para suporter, serta rekan-rekan setim yang pernah bekerja bersamanya. Ia juga menegaskan bahwa perpisahan seperti ini tidak pernah mudah.
Meski sudah memastikan akan pergi, Salah menegaskan fokusnya tetap sama: memberikan kontribusi terbaik sampai musim berakhir. Sikap itu menunjukkan bahwa ia tidak ingin kepergiannya menjadi distraksi bagi tim yang masih berjuang menuntaskan musim dengan hasil sebaik mungkin.
Perjalanan panjang sejak 2017
Salah datang ke Liverpool pada 2017 dan langsung menjelma menjadi mesin gol utama. Dalam 435 penampilan, ia mencetak 255 gol, catatan yang menempatkannya di jajaran pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub. Selama berseragam merah, ia ikut membawa Liverpool meraih dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions, di antara pencapaian lain yang menguatkan statusnya sebagai ikon Anfield.
Selama hampir satu dekade, kehadiran Salah bukan hanya soal statistik. Ia menjadi wajah dari era kompetitif Liverpool, sosok yang kerap menentukan hasil pertandingan di momen-momen besar. Karena itu, keputusan untuk berpisah terasa lebih dari sekadar akhir kontrak; ini adalah penutup dari era yang dibangun bersama.
“Liverpool akan selalu jadi rumah”
Dalam pengumumannya, pemain asal Mesir itu menutup pesan dengan kalimat yang menegaskan ikatan emosionalnya dengan klub. Ia menyebut Liverpool akan selalu menjadi rumah bagi dirinya dan keluarganya. Pernyataan itu memberi gambaran bahwa meski jalan mereka akan berpisah, hubungan Salah dengan klub dan para suporternya tetap meninggalkan jejak yang kuat.
Berdasarkan unggahan resmi Salah di Instagram, perpisahan ini menjadi momen yang emosional bagi banyak pihak, terutama karena ia pergi setelah meninggalkan kontribusi yang sangat besar. Liverpool kini harus bersiap menghadapi era baru tanpa salah satu pemain paling produktif yang pernah mereka miliki.
