Thomas Tuchel tak menutup rasa kecewanya setelah Ben White mendapat cemoohan dari sebagian suporter saat kembali mengenakan seragam timnas Inggris. Bagi Tuchel, momen itu menjadi pengingat bahwa dukungan kepada pemain seharusnya tidak berhenti hanya karena riwayat lama di luar lapangan.
White Kembali, Tapi Sambutannya Tak Sepenuhnya Hangat
Ben White sempat menjauh dari timnas Inggris setelah sebelumnya menolak panggilan pada era Gareth Southgate. Kedatangan Thomas Tuchel sebagai pelatih anyar The Three Lions kemudian membuka jalan bagi bek tersebut untuk kembali masuk skuad.
Namun, kembalinya White tidak sepenuhnya disambut positif. Dalam laga yang dijalani Inggris, sebagian suporter justru melontarkan cemoohan kepadanya. Situasi itu langsung memunculkan sorotan, mengingat White baru saja mendapat kesempatan kedua untuk membela negaranya.
Tuchel Pilih Fokus, Tapi Tak Bisa Abaikan Sikap Fans
Tuchel mengaku dirinya tidak mendengar langsung cemoohan tersebut karena fokus penuh pada jalannya pertandingan. Meski begitu, ia tetap merasa kecewa dengan perlakuan yang diterima White.
Menurut Tuchel, pemain perlu dilindungi, bukan justru dirugikan oleh reaksi berlebihan dari tribun. Ia menilai, sikap seperti itu tidak membantu tim dan justru memberi tekanan tambahan kepada pemain yang sedang berusaha kembali ke level internasional.
Bukan Kasus Pertama di Timnas Inggris
Tuchel juga menyebut bahwa situasi semacam ini bukan hal baru di timnas Inggris. Artinya, persoalan hubungan antara pemain dan sebagian suporter masih menjadi pekerjaan rumah yang belum benar-benar selesai.
Di tengah upaya membangun ulang atmosfer positif di skuad, kasus Ben White menunjukkan bahwa kesempatan bermain lagi di level internasional belum tentu datang bersama penerimaan penuh dari publik. Bagi Tuchel, itulah yang paling disayangkan.
