Nama Mohamed Salah kembali memantik perbincangan di bursa transfer, dan kali ini Roma ikut terseret dalam spekulasi. Klub ibu kota Italia itu disebut membuka peluang untuk membawa pulang mantan bintangnya, sosok yang pernah meninggalkan jejak kuat pada periode 2015 hingga 2017. Namun, ide reuni tersebut belum tentu mudah diwujudkan, karena ada satu hal yang langsung muncul sebagai penghalang utama: urusan gaji.
Roma Melihat Peluang, tapi Tak Ingin Ambil Risiko
Bagi Roma, Salah bukan nama asing. Performa impresifnya saat dulu berseragam Giallorossi membuat kemungkinan comeback terasa menggoda. Meski begitu, klub tidak bisa hanya mengandalkan faktor nostalgia. Setiap langkah harus tetap disesuaikan dengan rencana jangka panjang, termasuk pertimbangan soal durasi kontrak yang kemungkinan tidak akan panjang.
Di sisi lain, Roma juga tampaknya berhati-hati agar tidak terjebak dalam kesepakatan yang justru membebani struktur tim. Karena itu, wacana mendatangkan Salah bukan sekadar soal keinginan, melainkan juga soal kecocokan dengan kebijakan klub.
Gaji Jadi Penghalang Terbesar
Masalah utama dalam rumor ini adalah paket finansial yang harus disiapkan Roma. Gaji Salah disebut menjadi batu sandungan yang tidak bisa diabaikan. Untuk klub dengan perhitungan ketat seperti Roma, angka tersebut jelas menentukan apakah negosiasi bisa bergerak lebih jauh atau berhenti di tahap pembicaraan awal.
Situasi ini membuat peluang transfer berjalan lambat. Roma boleh saja tertarik, tetapi tanpa kompromi dari sisi finansial, reuni dengan Salah hanya akan bertahan sebagai wacana menarik di jendela transfer.
Masa Depan Salah Masih Terbuka
Kepergian Salah dari Liverpool, meski kontraknya belum habis, ikut memunculkan banyak spekulasi soal tujuan berikutnya. Hingga kini, belum ada kepastian klub mana yang akan menjadi pelabuhan barunya musim depan. Itulah yang membuat rumor Roma terus hidup, meski belum ada sinyal kuat bahwa kesepakatan benar-benar dekat.
Untuk saat ini, nama Salah tetap berada di pusat perhatian, dan Roma menjadi salah satu klub yang paling sering dikaitkan dengannya. Namun, selama persoalan gaji belum menemukan titik temu, reuni itu masih jauh dari kata pasti.
