Euro NCAP, lembaga penilaian keselamatan kendaraan di Eropa, mengkritik teknologi Full-Self Driving (FSD) milik Tesla karena dianggap berbahaya dan tidak bertanggung jawab. Menurut Direktur Teknis Euro NCAP, Richard Schram, meskipun teknologi Tesla yang sering dipuji itu mengesankan, namun tidak akan dinilai baik berdasarkan kriteria pengujian saat ini. FSD (Supervised) milik Tesla memungkinkan Tesla Model 3 atau Tesla Model Y menghadapi situasi berkendara kompleks, namun masih berada di area abu-abu secara hukum di beberapa negara karena kekhawatiran regulasi dan standar keselamatan yang tinggi. Perihal nama “Full-Self Driving”, Schram menyatakan bahwa ini memberi kesan mobil akan bertanggung jawab, padahal tanggung jawab tetap ada pada pengemudi. Euro NCAP dan ANCAP sedang fokus pada interaksi antara pengemudi dan sistem keselamatan aktif kendaraan, dengan rencana perubahan aturan uji coba pada tahun 2026 dan 2029, termasuk ketahanan sistem pemantauan pengemudi. Jadi, penting bagi produsen mobil untuk terlibat dalam pengembangan sistem keselamatan aktif yang efektif dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

